Sri Widowati, Direktur Facebook Indonesia
Direktur Facebook Indonesia, Sri Widowati memperkenalkan lima fitur beriklan saat bulan Ramadan. tirto.id/Ahsan Ridhoi

 

tirto.id – Facebook Indonesia memperkenalkan lima fitur beriklan saat bulan Ramadan. Direktur Facebook Indonesia, Sri Widowati menyatakan lima fitur tersebut merupakan solusi bagi sebuah usaha dalam menggaet konsumen saat Ramadan. (ralat 2 Maret pukul 15.14: sebelumnya nama Direktur Facebook Indonesia ditulis Siti Widowati)

Pertama, kata Widowati, pengusaha dapat menggunakan fitur iklan video di Facebook dan Instagram. Fitur ini, menurutnya, memungkinkan pengusaha dalam menggaet konsumen secara lebih masif dan beriklan dengan konten yang lebih menarik.

“Ada 115 juta pengguna Facebook dan 45 juta pengguna Instagram per bulan. Angka tersebut memungkinkan sebuah brand lebih tersebar,” kata Widowati, di Kantor Facebook Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (2/3/2018).

Kedua, kata Widowati, pengusaha dapat menggunakan fitur iklan Instagram Story. Indonesia sebagai produsen Instagram Story terbesar di dunia memungkinkan pengusaha lebih mudah menggaet konsumen saat Ramadan.

Terlebih menurut Widowati, jumlah postingan di Facebook meningkat 19% dibandingkan periode bulan sebelum dan sesudah Ramadan di Indonesia pada 25 April – 31 Juli. Dengan fitur ini, merk usaha tertentu juga lebih mudah menyentuh konsumen dengan pendekatan pribadi.

Widowati menyatakan pengusaha kecil menengah sangat mungkin menggunakan fitur ini karena mudahnya pembuatan konten.

Salah satu produk yang sukses menggunakan fitur ini, kata Widowati, adalah Blibli.com. Produk ini mendapat 4.800 kenaikan konversi dari iklan ke penjualan dan peningkatkan 22 poin ad recall.

Ketiga, kata Widowati, pengusaha bisa memanfaatkan fitur 4C TV Sync. Melalui fitur ini, pengusaha dapat menyelaraskan jadwal tayang iklan produknya di Facebook dengan di televisi.

“Kenyataannya banyak orang menonton televisi sambil mengoperasikan mobile phone. Fitur ini bisa menjadi pengingat,” kata Widowati.

Keempat, kata Widowati, pengusaha dapat menggunakan fitur click to messenger ads. Fitur ini menurutnya memungkinkan pengusaha berinteraksi langsung dengan pengguna melalui fitur Facebook Messenger.

“Ketika konsumen mengklik iklan di laman Facebook, akan langsung terhubung ke Messenger. Di situ pengusaha dan pembeli bisa berinteraksi langsung,” kata Widowati.

Fitur ini, kata Widowati, juga bisa menghindarkan konsumen dari penipuan. Karena, menurutnya, konsumen bisa langsung bertanya spesifikasi barang dan berinteraksi dengan penjual. Lagi pula, hanya usaha yang telah terverifikasi oleh Facebook dapat menggunakan fitur ini.

Kelima, kata Widowati, pengusaha bisa menggunakan fitur sponsored messages. Fitur ini memungkinkan pengusaha terus bersentuhan dengan konsumennya agar menjadi pelanggan.

Metode yang digunakan dalam fitur ini, kata Widowati, adalah mengirimkan tawaran produk ke konsumen yang sudah membuka percakapan dengan Facebook Page brand melalui Facebook Messenger.

Sebagai tambahan, Widowati juga memberikan kiat bagi pengusaha dalam membuat iklan di Facebook. Menurutnya, untuk konten video harus memiliki materi yang menarik di tiga detik awal dari durasi keseluruhan.

“Brand harus sudah disebut di tiga detik pertama,” kata Widowati.

Terakhir menurut Widowati, selama bulan Ramadan, konten yang lebih banyak ditonton oleh pengguna Facebook di Indonesia adalah konten dalam bentuk video.

 

Reporter: M. Ahsan Ridhoi

Penulis: M. Ahsan Ridhoi

Editor: Ibnu Azis

Repost: tirto.id